Monday, February 11, 2013

Rangkuman Hubungan Internasional

A. HUBUNGAN INTERNASIONAL
1. Pengertian Hubungan Internasional
     -> Studi tentang interaksi antara beberaopa aktor yg berpatisipasi dalam politik internasional.

2. Pentingnya Hubungan Internasional Bagi Suatu Negara
     ~ Sangat ditentukan oleh Kekuasaan dan Keamanan.
     ~ Menurut Barry Buzan, ada lima ancaman terhadap keamanan, yaitu :
         - Ancaman Militer
         - Ancaman Politik
         - Ancaman Sosial
         - Ancaman Ekonomi
         - Ancaman Ekologis
     ~ Sangat diperlukan dalam beberapa hal :
         a. Demi kepentingan nasional yg meliputi kepentingan ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan kedaulatan wilayah.
         b. Upaya pemeliharaan perdamaian dunia yg meliputi penyelesaian konflik secara damai dan  membuat perjanjian damai.

3. Sarana-Sarana Hubungan Internasional
a. Diplomasi
    -> Proses komunikasi antarpelaku politik internasional dan instrumen untuk mencapai tujuan kebijakan politik luar negeri suatu negara.
    ~ Bersifat netral (bermoral atau tidaknya).
    ~ Pada umumnya bersifat bilateral, namun berjalannya waktu maka diplomasi yg bersifat multilateral dirasakan semakin penting.
b. Negosiasi
   -> Suatu upaya untuk mengatasi masalah yang dihadapi antara dua negara tanpa melibatkan pihak ketiga.
c. Lobby
   -> Kegiatan politk yg dilakukan untuk memengaruhi negara tertentu, untuk memastikan bahwa pandangan atau kepentingan suatu negara dapat tersampaikan.

B. PERJANJIAN INTERNASIONAL
1. Makna Perjanjian Internasional
    -> Suatu ikatan hukum yg terjadi berdasarkan kata sepakat antara negara-negara sebagai anggota organisasi bangsa-bangsa dengan tujuan melaksanakan hukum tertentu yg mempunya akibat hukum tertentu.
    ~ Diperlukan adanya :
       a. Negara-negara yg tergabung dalam organisasi.
       b. Bersedia mengadakan ikatan hukum tertentu.
       c. Kata sepakat untuk melakukan sesuatu.
       d. Betrsedia menaggung akibat-akibat hukum yg terjadi.

2. Istilah-Istilah Perjanjian Internasional
a. Traktat
    Perjanjian paling formal yg merupakan persetujuan dari dua negara atau lebih.
b. Konvensi
    Persetujuan formal yg bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijaksanaan tingkat tinggi.
c. Protokol
    Persetujuan tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara.
d. Persetujuan
    Perjanjian yg lebih bersifat teknis atau administratif.
e. Piagam
    Himpunan peraturan yg ditetapkan oleh persetujuan internasional.
f. Deklarasi
    Perjanjian internasional yg berbentuk traktat dan dokumen tidak resmi.
g. Modus Vivendi
    Dokumen untuk mencatat persetujuan internasional yg bersifat sementara.
h. Charter
    Istilah yg dipakai dalam perjajian internasional untuk pendirian badan yg melakukan fungsi administratif.
i. Pakta
   Istilah yg menunjukan suatu persetujuan yg lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi.
j. Covenant
   Anggaran dasar Liga Bangsa-Bangsa (LBB).

3. Tahap-Tahap Perjanjian Internasional
a. Perundingan (Negotiation)
    Penjajakan hingga diperoleh sebuah kesepakatan dan rasa saling percaya.
b. Penandatangan (Signature)
c. Pengesahan (Ratification)
    Dibedakan sebagai berikut:
    1) Ratifikasi oleh Badan Eksekutif
        Biasanya dilakukan oleh raja-raja absolut dan pemerintahan otoriter.
    2) Ratifikasi oleh Badan Legislatif
        Jarang digunakan.
    3) Ratifikasi campuran (DPR dan pemerintah)
        Paling banyak dipilih negara-negara di dunia.
Berdasarkan Konvensi Wina 1969 Pasal 24 menyebutkan bhwa sebuah perjanjian internasional mulai berlaku saat:
1) sesuai dengan waktu yg ditentukan dalam naska perjanjian tersebut;
2) perserta perjanjian mengikat diri pada perjanjian tersebut bila dalam naskah tidak disebut waktu berlakunya.

4. Pengikatan Diri pada Perjanjian Internasional
    Republik Indonesia mengikatkan diri pada perjanjian internasional melalui pendatanganan, pengesahan, pertukaran dokumen perjanjian, dan cara-cara lain sebagaimana disepakati para pihak dalam perjanjian internasional.

5. Pembuatan Perjanjian Internasional
    Dalam pembuatan perjanjian internasional, Republik Indonesia berpedoman pada kepentingan nasional dan berdasarkan prinsip-prinsip persamaan kedudukan, saling menguntungkan, dan meperhatikan, baik hukum nasional maupun hukum internasional yg berlaku.

6. Pengesahan Perjanjian Internasional

7. Pemberlakuan Perjanjian Internasional

8. Penyimpanan Perjanjian Internasional
    Menteri bertanggung jawab menyimpan dan memelihara naskah asli perjanjian internasioanl yg dibuat oleh Pemerintah Republik Indonesia.

9. Pengakhiran Perjanjian Internasional

C. PERWAKILAN DIPLOMATIK
1. Makna Perwakilan Diplomatik
    -> Perwakilan resmi suatu negara, baik politis maupun non politis dalam membina hubungan antara negara yg satu dan negara lainnya.

2. Tingkatan Perwakilan Diplomatik
    Berdasarkan Kongers Wina (1815) dan Kongres Aux La Chapella (Kongres Achen) 1818, tingkatan perangkat diplomatik adalah sebagai berikut:
a. Duta Besar Berkuasa Penuh (Ambassador)
    Perwakilan tertinggi dalam perwakilan diplomatik yg memiliki kekuasaan penuh dan luar biasa.
b. Duta (gerzant)
    Wakil diplomatik yg pangkatnya lebih rendah dari duta besar.
c. Menteri Residen
    Dianggap sebagail bukan wakil pribadi kepala negara.
d. Kuasa Usaha (charge de affair)
    Kuasa usaha yg tidak diperbantukan kepada bela negara.
e. Atase-Atase
    Pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh.
    1) Atase Pertahanan
    2) Atase Teknis

3. Perwakilam Konsuler
   a. Konsul Jenderal
   b. Konsul dan wakil konsul
   c. Agen konsul

4. Fungsi Perwakilan Diplomatik
    Menurut Kongres Wina 1961, fungsi perwakilan diplomatik adalah sebagai berikut:
    a. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.
    b. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas-batas yg diijinkan oleh hukum internasional.
    c. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.
    d. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan pada pemerintah negara pengirim.
    e. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara.

5. Hak Istimewa
    a. Hak imunitas
        Hal yg menyangkut pribadi seorang diplomat.
    b. Hak ekstrateritorial
        Hak kebebasan diplomat terhadap daerah perwakilan.




Saturday, October 6, 2012

I truly love this song!

Forever and Always - Parachute


She's sitting at the table, the hours get later

He was supposed to be here

She's sure he would have called

She waits a little longer, there's no one in the driveway
No one's said they've seen him

Why, is something wrong?

She looks back to the window

Suddenly the phone rings

A voice says something's happened

That she should come right now

Her mind goes to December

She thinks of when he asked her

He bent down on his knees first, and he said

[Chorus:]
I want you forever, forever and always

Through the good and the bad and the ugly

We'll grow old together

Forever and always


[Verse 2:]

She pulls up to the entrance

She walks right to the front desk

They lead her down a million halls, a maze that's never ending

They talk about what happened but she can barely hear them

She tries to keep a straight face as she walks into the room

She sits by his bedside, holds his hand too tight

They talk about the kids they're gonna have and the good life

The house on the hillside, where they would stay


[Chorus:]

Stay there forever, forever and always

Through the good and the bad and the ugly

We'll grow old together, and always remember

Whether rich or for poor or for better

We'll still love each other, forever and always


[Bridge:]

Then she gets an idea and calls in the nurses

Brings up the chaplain and he says a couple verses

She borrows some rings from the couple next door

Everybody's laughing as the tears fall on the floor

She looks into his eyes, and she says


[Chorus:]

I want you forever, forever and always

Through the good and the bad and the ugly

We'll grow old together, and always remember

Whether happy or sad or whatever

We'll still love each other, forever and always

Forever and always, forever and always


She finishes the vows but the beeps are getting too slow
His voice is almost too low
As he says, I love you forever, forever and always
Please just remember even if I'm not there
I'll always love you, forever and always

Thursday, September 27, 2012

Story of US


Standard Tuning
W/ Capo on 2 fret

-Intro-
A Bm Dsus2 G
A Bm Dsus2 G


D                   A                          G
I used to think one day we'd tell the story of us
                                        D
How we met and the sparks flew instantly
             A                           G        
People would say, "They're the lucky ones"
D                 A                        G
I used to know my place was a spot next to you
                                            D
Now I'm searching the room for an empty seat
                           A                       G
'Cause lately I don't even know what page you're on


A                  Bm
Oh, a simple complication
          D               Asus4
Miscommunications lead to fall out
G
So many things that I wish you knew
A
So many walls up I can't break through


D                Asus4              G
Now I'm standing alone in a crowded room
                      D
And we're not speaking
                 Asus4             G                               
And I'm dying to know is it killing you
(G)                 
Like it's killing me?
Bm                   A                    D                  
I don't know what to say since a twist of fate
                  G                                       
When it all broke down
        Bm                  A                  G                                                 
And the story of us looks a lot like a tragedy now-  Next chapter

                           
A  Bm  Dsus2  G


D                    A                       
How'd we end up this way?
                 G              
See me nervously pulling at my clothes
                       D
And trying to look busy
                      A               G
And you're doing your best to avoid me

D                         A                          G
I'm starting to think one day I'll tell the story of us
                                            D
How I was losing my mind when I saw you here
                  A                               G
But you held your pride like you should have held me


A                           Bm
Oh, we're scared to see the ending
           D                  Asus4
Why are we pretending this is nothing?
G
I'd tell you I miss you but I don't know how
A                     -stop
I've never heard silence quite this loud


D                Asus4              G
Now I'm standing alone in a crowded room
                      D
And we're not speaking
                 Asus4              G                               
And I'm dying to know is it killing you
(G)                 
Like it's killing me?
Bm                   A                    D                  
I don't know what to say since a twist of fate
                  G                                       
When it all broke down
        Bm                  A                  G                                                 
And the story of us looks a lot like a tragedy now

A  Bm  Dsus2  G
A  Bm  Dsus2  G


D -once                           G 
    This is looking like a contest
(G)                              
Of who can act like they care less
D                          A              G
But I liked it better when you were on my side
D                             G
The battle's in your hands now
(G)
But I would lay my armor down
   Bm              A                G
If you'd say you'd rather love than fight


G
So many things that you wish I knew
        A                   -stop     
But the story of us might be ending soon


D (2x *fast/stop)                                         
  Now I'm standing alone 
 Asus4 (2x*)       G -once             G
      In a crowded room  and we're not speaking                    
        D        Asus4              G                               
And I'm dying to know is it killing you
                  G                 
Like it's killing me?
Bm                   A                    D                  
I don't know what to say since a twist of fate
                  G                                       
When it all broke down
        Bm                                                       
And the story of us 
        A                  G                D  Asus4
Looks a lot like a tragedy now, now, no-----ow
G                        D
   And we're not speaking
                 Asus4              G                              
And I'm dying to know is it killing you
(G)                 
Like it's killing me?
Bm                   A                    D                  
I don't know what to say since a twist of fate
                    G                                       
'Cause we're go-ing down
        Bm                  A                  G ...stop
And the story of us looks a lot like a tragedy now

The End.


Tuesday, September 25, 2012

RANGKUMAN - Budaya Demokrasi


A.     PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI
1.      Pengertian Demokrasi
DUA  pandangan SBY mengenai demokrasi
a.      Ukuran normatif.       Demokrasi: partisipasi rakyat dalam pengampilan keputusan untuk menetapkan kebijakan
·         Pemilu jurdil
·         Perekrutan kepemimpinan yang teratur
·         Penghormatan HAM
·         Kebebasan pers
b.      Ukuran demokrasi yang mapan.     Demokrasi disebut mapan jika memiliki
·         Civil society (masyarakat madani)
·         Political society
·         Economy society
·         Rule of law (aturan main: undang-undang dan peraturan)
·         State apparatus (aparatur Negara)
Dari segi pelaksanaan menurut INU KENCANA
a.      Demokrasi langsung
Rakyat mewujudkan kedaulatannya kepada negara secara langsung. Lembaga legislatif hanya mengawasi.
b.      Demokrasi tidak langsung (perwakilan)
Rakyat mewujudkan kedaulatan melalui lembaga perwakilan. Lembaga dituntut peka kepada kehidupan masyarakat.
Demos: rakyat             Kratos: kekuasaan
Demokrasi: kedaulatan di rakyat, pemerintahan rakyat, kekuasaan oleh rakyat
Pengertian demokrasi menurut AFAN GAFFAR
Demokrasi normatif:    secara ideal hendak dilakukan oleh Negara. Demokrasi empiric:       diwujudkan dalam dunia politik praktis
Hakikat demokrasi: dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat

 
 




2

.      Prinsip-prinsip Demokrasi yang Berlaku Universal
a.      Robert A. Dahl

o   Kontrol atas keputusan pemerintah
o   Pemilihan yang teliti dan jujur
o   Hak memilih dan dipilih
o   Kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman
o   Kebebasan mengakses informasi
o   Kebebasan berserikat

b.      Riswandha Imawan:  Prinsip demokrasi yang dikehendaki rakyat

o   Demokrasi yang deliberative ( mengutamakan musyawarah)
o   Substantif (mengena ke akar permasalahan)
o   Partisipatif (melibatkan seluruh rakyat)

Ukuran Negara demokratis

Sri Soemantri
Negara dikatakan demokratis bila:
o   Hukum ditetapkan dengan persetujuan wakil rakyat
o   Hasil pemilu mengakibatkan pergantian orang-orang pemerintahan
o   Pemerintahan terbuka
o   Kepentingan Minoritas dipertimbangkan

Franz Magnis Suseno
o   Negara terikat demokratis hukum
o   Kontrol oleh rakyat
o   Pemilu bebas
o   Prinsip mayoritas
o   Jaminan hak demokratis


B.      MASYARAKAT MADANI
1.      Pengertian masyarakat madani (civil society)
Madani: “adab atau beraadab” adanya keterlibatan dalam pengambilan keputusan, kontrol masyarakat dalam proses pemerintahan.
A. Zbigniew Rau: Masyarakat yang bebas dari pengaruh keluarga dan kekuasaan Negara.
B. Han Sung-joo: Kerangka hukum yang melindungi hak individu, perkumpulan sukarela bebas dari Negara, ruang public yang mengartikulasi isu-isu politik, warga yang independen.
C. Anwar Ibrahim: Sistem social diasaskan pada prinsip moral
Civil  society musuh alami otokrasi dan kediktatoran. Civil society adalah bagian organic dari demokrasi.
2.      Karakteristik
o   Free Public sphere (ruang public yang bebas): warga memiliki akses penuh terhadap kegiatan publik
o   Demokratisasi: negara demokrasi menjamin masyarakat madani
o   Toleransi
o   Pluralisme: mengakui masyarakat majemuk
o   Keadilan sosial
o   Partisipasi social
o   Supremasi hokum

C.      DEMOKRASI DI INDONESIA
1.      Prinsip-prinsip demokrasi pancasila
Prof. Dr. Drs. Notonegoro, SH
Demokrasi pancasila adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan/perwakilan yang berKetuhanan Yang Mahaesa, yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab, yang mempersatukan Indonesia, dan yang berkeadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.
Prinsip demokrasi tertuang dalam sila keempat. Sila tersebut mengandung arti sebagai berikut:
a.      Prinsip pemerintahan berdasar konstitusi.
b.      Adanya pemili berkesinambungan
c.       Adanya peran kelompok-kelompok kepentingan
d.      Demokrasi pancasila menghargai HAM dan melindungi hak minoritas

2.      Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia pada Era Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi
a.      Orde lama (1945-1965)
Kondisi politik tidak stabil. Presiden Soekarno memberlakukan kembali UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Penyimpangan yang terjadi:
o   Penyimpangan ideologis. Konsep pancasila berubah menjadi Nasakom (nasionalisme agama komunis)
o   Pelaksanaan demokrasi terpimpin cenderung menjadi kekuasan pada Presiden.
o   MPRS mengangkat Ir. Soekarno menjadi presiden seumur hidup
o   DPR hasil pemilu 1955 dibubarkan Presiden karena RAPBN tidak disetujui DPR. Dibentuk DPR Gotong Royong tanpa pemilu
o   Hak budget DPR tidak berjalan pada tahun 1960.
o   Pemimpin lembaga tertinggi (MPRS) dan lembaga tinggi (DPR) dijadikan menteri Negara.
o   Indonesia keluar dari PBB
b.      Orde baru (1965-1998)
Terbentuk 1 Okt 1965. Memberi DPR-GR hak control dan tetap memiliki fungsi membantu pemerintah dan tidak merangkap jabatan menteri.
Perumusan Demokrasi Pancasila sebagai berikut:
o   Demokrasi dalam bidang politik
o   Demokrasi dalam bidang ekonomi
o   Demokrasi dalam bidang Hukum
Namun hal itu hanya sekedar teori. Rezim Orba ditandai oleh:
o   Dominan peran ABRI
o   Sentralisasi pengambilan keputusan
o   Pengebirian fungsi dan peran partai politik
o   Campur tangan pemerintan dalam urusan partai politik dan public 
o   Massa mengambang
o   Monopoli ideology Negara
o   Inkorporasi lembaga non pemerintah.

c.       Era Reformasi (1998-sekarang)
Sukses atau gagalnya suatu transisi demokrasi sangat bergantung pada empat factor kunci:
o   Komposisi elite politik
o   Desain instusi politik
o   Kultur politik
o   Peran civil society
Menurut Azyumardi Azra, ada empat prasyarat yang dapat membuat pertumbuhan demokrasi menjadi lebih memberi harapan:
o   Peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat secara keseluruhan.
o   Pemberdayaan dan pengembangan kelompok masyarakat
o   Hubungan internasional yang lebih adil dan seimbang
o   Sosialisasi pendidikan kewarganegaraan
Kebebasan berpolitik tercemin dari:

·         Kemerdekaan pers
·         Kemerdekaan membentuk partai politik
·         Pemilu yang demokratis
·         Pembebasan narapidana politik (napol) dan tahanan politik (tapol)
·         Otonomi daerah
Terwujudnya kehidupan demokratis di era reformasi antara lain ditandai oleh:

·         Reposisi dan redefinisi TNI
·         Diamandemennya pasal-pasal politik

·         Kebebasan pers
·         Adanya kebijakan otonomi daerah
·         Pembuatan paket perundang-undangan politik


D.     Pemilihan Umum (Pemilu)
Tujuan Pemilu

·         Melaksanakan kedaulatan rakyat
·         Mewujudkan hak asasi politik rakyat
·         Memilih wakil rakyat
·         Melaksanakan pergantian personil pemerintah
·         Menjamin kesinambungan pembangunan nasional

Pelaksanaan pemilu 2004
Pemilu 2004 dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama bertujuan memilih anggota DPR, DPRD, dan DPD. Tahap ini dilaksanakan pada tanggal 5 April 2004. Selanjutnya, tahap kedua dilaksanakan pada 5 Juli 2004. Dengan tujuan memilih presiden dan wakil presiden.
E.      PERILAKU YANG MENDUKUNG TEGAKNYA PRINSIP-PRINSIP DEMOKRASI
Perilaku yang mendukung tegaknya prinsip-prinsip demokrasi:
1.      Membudayakan sikap terbuka
2.      Mengutamakan dialog dalam menyelesaikan masalah
3.      Menghargai pendapat orang lain
4.      Mau belajar menerima keberagaman
Menurut Nurcholish Madjid, hidup demokrasi cukup mapan paling tidak mencakup 7 norma.
1.      Pentingnya kesadaran akan pluralism
2.      Musyawarah
3.      Pertimbangan moral
4.      Pemufakatan yang jujur dan sehat
5.      Pemenuhan segi-segi ekonomi
6.      Kerjasama antarwarga masyarakat dan sikap mempercayai itikad baik masing-masing
7.      Pandangan hidup demokratis harus dijadikan unsure yang menyatu dengan system pendidikan